Victoria Guest House




Di Victoria Guest House kenyamanan dan kepuasan Anda merupakan prioritas kami. Desain bangunan berkonsep minimalis yang dibalut dalam gaya modern, interior cantik memanjakan mata, fasilitas lengkap serta pelayanan yang friendly akan memberikan pengalaman menyenangkan yang mewarnai hari-hari Anda di Kota Solo.

Saat bermalam di salah satu kamar Victoria Guest House,  suasana tenang nan asri akan membuat tubuh benar-benar rileks, menjauhkan Anda dari stress, bahkan tak mustahil membuat pintu-pintu inspirasi bagi aktivitas atau bisnis Anda terbuka lebar.

Untuk saat ini Anda dapat membayar Rp. 145.169  untuk bisa menikmati fasilitas sekelas hotel berbintang, yakni ruang tidur yang nyaman, hot & cold shower, LED TV 32", AC, free hotspot areafree coffee and tea sepanjang hari di ruang tengah, serta pelayanan kamar 24 jam. 





Untuk membuat jadwal Anda semakin efektif.
Victoria Guest House adalah penginapan ideal untuk para pelancong dan keluarga dengan akses yang dekat ke berbagai resto, pusat kuliner, supermarket, mall dan sejumlah area menarik. Bagi para business travelers, akses yang sama mudahnya ke sejumlah pusat perekonomian membuat Victoria Guest House menjadi penginapan yang paling tepat dan produktif untuk perjalanan bisnis.


Tempat menarik sekitar Victoria Guest House :


10 Menit dari Stasiun Balapan Solo
10 Menit ke Mall ( Solo Square) 


Alamat Victoria Guest House






Post by : Desti Astriana, Ita Puspitasari, Apri Wahyuningsih
(AMIK Web 5 Sekarpace Pagi)

 



Keindahan Panorama Candi Plaosan Klaten yang Tak Kalah Dengan Candi Prambanan

Keindahan Panorama Candi Plaosan Klaten

yang Tak Kalah Dengan Candi Prambanan

Candi Plaosan - Candi Plaosan yang merupakan candi Buddha ini oleh para ahli diperkirakan dibangun pada masa pemerintahan Rakai Pikatan dari Kerajaan Mataram Hindu, yaitu pada awal abad ke-9 M. Salah satu pakar yang mendukung pendapat itu adalah De Casparis yang berpegang pada isi Prasasti Cri Kahulunan (842 M). Dalam prasasti tersebut dinyatakan bahwa Candi Plaosan Lor dibangun oleh Ratu Sri Kahulunan, dengan dukungan suaminya. Menurut De Casparis, Sri Kahulunan adalah gelar Pramodhawardani, putri Raja Samarattungga dari Wangsa Syailendra. Sang Putri, yang memeluk agama Buddha, menikah dengan Rakai Pikatan dari Wangsa Sanjaya, yang memeluk agama Hindu.
Pendapat lain mengenai pembangunan Candi Plaosan ialah bahwa candi tersebut dibangun sebelum masa pemerintahan Rakai Pikatan. Menurut Anggraeni, yang dimaksud dengan Sri Kahulunan adalah ibu Rakai Garung yang memerintah Mataram sebelum Rakai Pikatan. Masa pemerintahan Rakai Pikatan terlalu singkat untuk dapat membangun candi sebesar Candi Plaosan. Rakai Pikatan membangun candi perwara setelah masa pembangunan candi utamanya.Pada bulan Oktober 2003, di kompleks dekat Candi Perwara di kompleks Candi Plaosan Kidul ditemukan sebuah prasasti yang diperkirakan berasal dari abad ke-9 M. Prasasti yang terbuat dari lempengan emas berukuran 18,5 X 2,2 cm. tersebut berisi tulisan dalam bahasa Sansekerta yang ditulis menggunakan huruf Jawa Kuno. Isi prasasti masih belum diketahui, namun menurut Tjahjono Prasodjo, epigraf yang ditugasi membacanya, prasasti tersebut menguatkan dugaan bahwa Candi Plaosan dibangun pada masa pemerintahan Rakai Pikatan.Plaosan Lor

Candi Plaosan Lor merupakan sebuah kompleks percandian yang luas. Di depan (barat) kompleks Plaosan Lor terdapat dua pasang arca Dwarapala yang saling berhadapan, sepasang terletak di pintu masuk utara dan sepasang di pintu masuk selatan. Masing-masing arca setinggi manusia ini berada dalam posisi duduk di atas kaki kanannya yang terlipat dengan kaki kiri ditekuk di depan tubuh. Tangan kanannya memegang gada, sedangkan tangan kiri tertumpang di atas lutut kiri.
Di pelataran utara terdapat teras batu berbentuk persegi yang dikelilingi oleh deretan umpak batu. Diduga teras batu tersebut merupakan tempat meletakkan sesajian. Konon di atas teras tersebut tadinya terdapat bangunan dari kayu, sedangkan di atas masing-masing umpak tadinya terdapat sebuah arca Dhyani Buddha.
Teras yang serupa namun berukuran lebih kecil terdapat juga di selatan kompleks Candi Plaosan Lor. Di pelataran utara kompleks Candi Plaosan juga terdapat 6 buah stupa besar.
Di pusat kompleks Candi Plaosan Lor terdapat dua bangunan bertingkat dua yang merupakan candi utama. Kedua bangunan tersebut menghadap ke barat dan masing-masing dikelilingi oleh pagar batu.
Dinding batu yang memagari masing-masing candi utama dikelilingi oleh candi perwara yang semula berjumlah 174, terdiri atas 58 candi kecil berdenah dasar persegi dan 116 bangunan berbentuk stupa. Tujuh candi berbaris di masing-masing sisi utara dan selatan setiap candi utama, 19 candi berbaris sebelah timur atau belakang kedua candi utama, sedangkan 17 candi lagi berbaris di depan kedua candi utama. Hampir semua candi perwara tersebut saat ini dalam keadaan hancur.






Di setiap sudut barisan candi perwara masih terdapat sebuah candi kecil lagi yang dikelilingi oleh dua barisan umpak yang juga diselingi dengan sebuah candi kecil lagi di setiap sudutnya.
Di sisi barat pagar batu yang mengelilingi masing-masing bangunan utama terdapat sebuah gerbang berupa gapura paduraksa, dengan atap yang dihiasi deretan mahkota kecil. Puncak atap gapura berbentuk persegi dengan mahkota kecil di atasnya.
Masing-masing bangunan candi utama berdiri di atas kaki setinggi sekitar 60 cm tanpa selasar yang mengelilingi tubuhnya. Tangga menuju pintu dilengkapi dengan pipi tangga yang memiliki hiasan kepala naga di pangkalnya. Bingkai pintu dihiasi pahatan bermotif bunga dan sulur-suluran. Di atas ambang pintu terdapat hiasan kepala Kala tanpa rahang bawah.
Sepanjang dinding luar tubuh kedua candi utama dihiasi oleh relief yang menggambarkan laki-laki dan perempuan yang sedang berdiri dalam ukuran yang mendekati ukuran manusia sesungguhnya. Relief pada dinding candi yang di selatan menggambarkan laki-laki, sedangkan pada candi yang di utara menggambarkan perempuan.


Bagian dalam kedua bangunan utama terbagi menjadi enam ruangan, tiga ruangan terletak di bawah, sedangkan tiga ruangan lainnya terletak di tingkat dua. Lantai papan yang membatasi kedua tingkat saat ini sudah tidak ada lagi, namun pada dinding masih terlihat alur bekas tempat memasang lantai.
Di ruang tengah terdapat 3 arca Buddha duduk berderet di atas padadmasana menghadap pintu, namun arca Buddha yang berada di tengah sudah raib. Pada dinding di kiri dan kanan ruangan terdapat relung yang tampaknya merupakan tempat meletakkan penerangan. Relung tersebut diapit oleh relief Kuwera dan Hariti.
Di kiri dan kanan, dekat pintu utama, terdapat pintu penghubung ke ruangan samping. Susunan di kedua ruangan bawah lainnya, baik di bangunan utara maupun di bangunan selatan, mirip dengan susunan di ruang tengah. Di sisi timur terdapat 3 arca Buddha duduk berderet di atas padadmasana menghadap ke barat. Arca Buddha yang berada di tengah juga sudah raib.

Rute Menuju Candi Plaosan di Klaten :
Lokasi Candi Plaosan, masih berada di wilayah Prambanan, tepatnya di Dukuh Plaosan, Desa Bugisan. Jarak dari BP3 Yogyakarta ke Candi Plaosan Kidul sekitar 3,8 km, namun jaraknya dari Candi Sewu hanya 1,7 km saja.

perjalanan jika menggunakan sepeda motor dari solo kota menuju Candi Plaosan kira-kira memakan waktu 1,5 jam. 

Jika menggunakan bus, anda harus mencari di halte tempat pemberhentian bus yang munuju jurusan Solo-Jogja.

Tapi jika anda menaiki bis, anda harus turun di depan Prambanan, dan setelah itu anda harus mencari ojek yang berada di sekitaran prambanan. biasanya tukang ojek mangkal di depan pasar prambanan. Karena tempat candi Plaosan terletak dipertengahan desa dan tidak ada alternatif angkutan selain tukang ojek.

Memasuki area Candi Plaosan, mobil/motor parkir di dekat perempatan. Di sebelah kiri adalah Candi Plaosan Lor, dan di sebelah kanan sejauh sekitar 100 m adalah Candi Plaosan Kidul. Tiket muntuk masuk ke Candi Plaosan perorang Rp. 3000,-.
Post By : Yiyin (2014001815)
Kelompok:
1.Aristyani Winanthi
2.Desiya Mona
3.Faris Sugiarta
4.Mahendra
5.Yiyin





WISATA KULINER BEBEK GORENG BROTO YUNIOR PENGGING



BEBEK GORENG
BROTO YUNIOR PENGGING

Broto Yunior bisa dibilang salah satu warung tenda atau kaki lima yang paling populer dalam kuliner bebek goreng.  Masakannya yang mantab dan gurih konon membuat siapa saja yang mencicipinya akan nagih. Berhubung saya sedang ingin menikmati makanan yang sederhana namun lezat, maka dari itu saya pun langsung menuju ke warung tenda Broto Yunior.
Broto Yunior yang terletak di depan Pasar Pengging, Banyudono, Boyolali ini sangat dikenal di kalangan pecinta kuliner. Salah satu buktinya adalah banyaknya pengunjung warung Bu Broto sejakpukul 15.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB. Tidak berbeda dari beberapa kunjungan saya sebelumnya, saya pun masih memesan satu porsi bebek goreng yang lezat.
Dengan pelayanan yang baik, satu porsi bebek goreng, satu porsi lalapan, satu porsi sambal dan satu porsi nasi telah tersaji rapi. Saya langsung menyambar bebek goreng tersebut. Perpaduan sepiring nasi hangat yang siap disantap. Satu piring lalapan yang merupakan satu paket dari bebek goreng ini memberi kesegaran tersendiri diantara campuran gurihnya bebek. Benar-benar bikin nagih dan menambah nafsu makan.
Sebelum menjadi dingin, saya pun segera mencicipi bebek goreng yang telah saya pesan sebelumnya. Saya memotong daging bebek sedikit demi sedikit dan mulai melahapnya. Rasanya benar-benar gurih, garing, dan bumbunya masuk sampai ke bagian dalam bebek. Bahkan tekstur dari dagingnya pun terbilang lembut. Rasa amis yang kerap keluar dari masakan berbahan dasar bebek pun tidak akan Anda rasakan disini. Nasi putih hangat, bebek goreng dan lalapan adalah kombinasi luar biasa yang bisa didapatkan di Warung Broto Yunior.
Wajar rasanya jika diantara banyaknya warung tenda di depan Pasar Pengging, Broto Yunior berhasil menjadi salah satu yang paling terkenal. Harganya yang terbilang diatas rata-rata (satu porsi bebek goreng dikenai harga Rp. 20.000) pun tetap memikat pengunjung.
Meski sedikit menguras isi kantong, namun memutuskan untuk makan malam disini adalah keputusan yang tepat. Sederhana, lezat, dan memuaskan, tepat seperti yang sedang saya inginkan.














 posted by: LINA LATIFATUN NIKMAH nim: 2014001734

Azifa Guest House


 


Dirancang untuk wisata bisnis dan plesiran, Azifa Guest House terletak strategis di Laweyan, salah satu daerah lokal paling terkenal. Terletak hanya 3 km dari pusat kota, para tamu berada di tempat strategis untuk menikmati obyek wisata dan aktivitas di kota ini.
Dengan lokasinya yang strategis, Guest House ini menawarkan akses mudah ke destinasi yang wajib dikunjungi di kota ini.

Azifa Guest House menawarkan pelayanan sempurna dan segala fasilitas penting untuk memanjakan para wisatawan. Hotel ini menyediakan akses ke sejumlah pelayanan, termasuk Wi-Fi gratis di semua kamar, satpam 24 jam, layanan kebersihan harian, perapian, printer.
Dengan harga Rp. 225.000 Anda dapat menikmati itu semua.
 
Sebagai tambahan, semua kamar tamu memiliki sejumlah kenyamanan seperti ruang penyimpanan pakaian, handuk, televisi layar datar, sofa, akses internet WiFi (gratis) untuk menyenangkan semua tamu. 



Hotel ini menawarkan berbagai pengalaman hiburan unik seperti taman. Fasilitas super dan lokasi yang istimewa menjadikan Azifa Guest House tempat yang sempurna untuk menikmati penginapan Anda selama di  kota Solo.


Fasilitas
  • area merokok
  • layanan kamar
  • layanan kamar 24 jam
  • layanan kebersihan harian
  • layanan taksi
  • perapian
  • printer
  • resepsionis 24 jam
  • ruang bersantai/area menonton TV bersama
  • satpam 24 jam
  • Wi-fi di tempat umum
  • Wi-Fi gratis di semua kamar 



Alamat Azifa Guest House
Gg. Nanas V,  Jajar, Laweyan, Surakarta




Post by : Desti Astriana, Ita Puspitasari, Apri Wahyuningsih
(AMIK 5 Web Sekarpace Pagi)